Penyesalanku memasang behel
Semua ini berawal dari gigi saya yg berantakan, awalnya biasa saja lalu saya melihat adik saya memasang behel, beberapa tahun setelah adik saya melepas behel, saya baru berpikiran untuk memasang behel.
Saya berfikir jika control rutin maka 2-3 tahun juga kelar.. saya bertanya kepada adik saya dulu dia pasang behel sama dokter gigi mana? Adik saya mengatakan dokter S, tapi sayang beliau sudah meninggal dan kabarnya putranya juga menjadi dokter gigi di tempat yang sama.
Lalu aku konsul dengan putra dokter gigi S bernama JS, katanya 4,5juta pasang behel, control 100k. Karena harganya yang murah saya pun tertarik, dan tanpa bertanya ijin praktik hingga kapan? Saya memasang behel dengan dokter gigi JS, baru beberapa bulan control, covid muncul, tapi saya tetap control gigi, tak lama kemudian dokter gigi JS tutup praktik karena dia tidak memperpanjang ijin praktik WTFπ
Bagaimana dengan behel saya jika dokter yg memasang behel sudah tidak ada? Saya ke dokter gigi di dekat komplek rumah, saya konsul apa bisa lanjut control behel disana karena dokter yg memasang behel sudah tidak praktik? Selanjutnya saya control behel dengan dokter gigi J yg praktik setiap hari Rabu, saya control rutin setiap 3 minggu sekali, biaya control 250k, meskipun setiap control gigi saya selalu mengatakan tolong di kencengin kawatnya, tapi ternyata tidak ngefek sama sekali...2 tahun kemudian saya bertanya saya sudah control rutin selama 2 tahun tapi gigi masih belum ada perubahan dan masih berantakan, dokternya malah mengatakan sudah tidak bisa bergerak lagi giginya, saya lemas langsung π
Lalu saya curhat kepada teman online saya yg kebetulan seorang dokter gigi spesialis penyakit mulut, dia teman curhat saya selama ini, kami sering saling curhat berbagai masalah kehidupan, dia dari Bali dan asli Bali, awal kenal dari Facebook di salah satu fanclub superman international, dan kebetulan namanya benar2 nama bali, saya tanya dari indo? Wah sama2 indo lalu saling add FB, meskipun FB kami berdua sudah tidak aktif sekarang, kami masih berhubungan dan mulai akrab, ketika saya mau ke bali saya menghubunginya apa mau bertemu? Tapi dia tidak menjawab, karena dia masih kuliah di Surabaya.. hubungan kami sempat terputus, lalu kami kembali berhubungan ketika dia mau ke jakarta, akhirnya kami bertemu untuk pertama kalinya, ternyata memang bisa akrab, dan selama ini dia sering curhat ke saya soal LDRnya dengan lelaki jerman yg ternyata gagal..maaf saya lanjut ya..
Saya curhat masalah gigi saya, teman saya langsung menyuruh saya ke dokter gigi spesialis ortho, dan saya pun menceritakan masalah gigi saya kepada dokter spesialis ortho tersebut, saya terus control, mahal loh harga sekali control 350k, bayangkan seberapa banyak duit saya habis hanya untuk behel, saya pikir sudah ditangani oleh orang yg tepat, hanya sesekali saya merasa kawatnya di kencengin, saya tanya rutin loh control selama 2 tahun saya dokter gigi ortho tersebut tapi giginya masih berantakan, dokternya menyarankan scaling atau di bor karena sudah tidak ada space lagi, padahal saya melihat bagian dalam dari awal kagak pernah dikawatin sama dokter gigi kedua, dokter gigi ketiga yg spesialis juga cuma cari duit tanpa memperdulikan perasaan saya, padahal saya bukan orang kaya, gaji cuma 2jutaan sebulan.. karena tidak selesai2 saya coba belajar musik biola, karena alat musik yg lebih murah dari piano atau cello. Untuk membandingkan lebih cepat behel saya atau kemampuan saya bermain biola π»
Stres aduh, lalu aku pindah ke dokter gigi CR dari sebuah klinik gigi, saya terus control rutin sebulan sekali, biaya control 350k, sampai akhirnya saya melihat tidak ada perubahan, lalu saya minta di lepas saja karena saya sudah tidak tahan lagi, dilepas behelnya meski belum sempurna tapi masih ok lah, biaya lepasnya mahal sekali 5jutaan sudah termasuk retainer. Dan dikatan saya harus memakai retainer selama 20 tahun, shock kok selama itu? Retainer dilepas ketika sikat gigi dan makan saja. Proses gigi saya upload di akun Instagram khusus gigi @27.ulala jika mau lihat boleh DM dengan mengatakan saya membaca blog anda, saya upload satu foto sehabis control, ada 70 foto, 70x control gigiπ
penyesalan saya karena tidak bertanya ijin praktik hingga kapan? Saya pasang dari agustus 2019, baru dilepas Juli 2026, bayangkan saya pakai behel dari 2018 hingga 2026, control rutin, selalu dikerjai dokter gigi
Minusnya pasang behel yg bikin bener2 bikin saya menyesal banget adalah garis senyum saya jadi nampak dan tidak bisa hilang karena mulut di buka lebar-lebar bikin garis senyum nampak, gimana cara hilangkan smile line? Haruskah saya operasi plastik?πππ
Terima kasih sudah membaca, sukses selalu
Comments
Post a Comment